Saturday, January 6, 2018

Tempat Ngopi Sengopi-Ngopinya di Malang

setiap kali membaca artikel tentang:
LIMA KAFE YANG WAJIB DIKUNJUNGI DI MALANG
LIMA KAFE HITS DI MALANG
SEPULUH TEMPAT NONGKRONG ANTI MAINSTREAM DI MALANG
dan seterusnya
dan lain-lain
dan sebagainya
dalam hati saya merasa banyak tidak setujunya karena semua artikel itu cenderung merekomendasikan tempat yang sama yang menurut saya pribadi sebetulnya biasa saja. pemilihan tempat untuk duduk dan mengobrol serta menikmati suasana bersama teman tercinta memang tergantung selera. namun saya sendiri sebagai penikmat suasana mencoba menyuguhkan rekomendasi tempat yang sedikit berbeda yang menurut saya tidak kalah ciamiknya.
beberapa tempat yang akan saya tuliskan di bawah ini adalah berdasarkan pengalaman pribadi saya dan menurut selera pribadi saya.

1. TELESCOPE
seunik namanya, tempat ini adalah pure tempat ngopi yang didominasi anak-anak pecinta kopi Malang dari berbagai kalangan. para pengunjung tempat ini sangat beragam dimulai dari kalangan mahasiswa, pekerja, keluarga, anak sekolah, hingga anak-anak (yang mungkin dibawa orang tuanya). keunikan yang membuat tempat ngopi ini selalu ramai dan terkenal adalah acara "KOPI PAGI SEPULUH ECU-annya (read: sepuluh ribuannya) dari jam 08.00 hingga jam 11.00 kecuali hari Kamis. di hari Kamis, mereka hanya menyajikan menu kopi dengan range harga semua Rp 15.000,- dan hari Kamis biasa disebut COFFEE DAY oleh mereka. kalau di setiap harinya mereka buka mulai jam 08.00 (atau sebangunnya Mas Ambon, salah satu pemilik tempat ngopi ini, hahaha) hingga jam 23.00, maka di hari Kamis mereka hanya buka dari jam 08.00 hingga jam 16.00. selain menyajikan kopi, mereka juga menyajikan minuman non-coffee seperti green tea latte, red velvet, atau taro. di samping itu juga ada beberapa sajian makanan ringan seperti kentang goreng, tahu, pisang goreng, dll. bagi yang ingin menikmati sajian kopi dengan biji kopi khas Indonesia, silahkan mengunjungi kedai kopi yang berlokasi di Jalan Kalpataru ini. berikut penampakan tempat ngopi favorit saya ini:

ini salah satu sisi coffee bar mereka

ini tempat pengunjung memesan kopi :)

nah, ini adalah ruangan khusus roasting biji kopi :)

2. MMMM
nah, kalau tempat ngopi ini terletak di pusat kota yaitu di sekitar Jalan Basuki Rachmat, di samping toko roti Bima (tepatnya di deretan ruko Basuki Rachmat). tampak dari luar, tempat ngopi ini tidak nampak seperti tempat ngopi dikarenakan posisinya yang sedikit menjorok ke dalam. awal mula saya melihat tempat ini saya bingung ini sebetulnya tempat apa. hingga akhirnya suatu ketika saya mencoba mengunjungi tempat ini sambil berdoa dalam hati semoga tempat ini benar-benar tempat ngopi (HUAHAHAHA). alhamdulillah, tempat ini bukan hanya tempat ngopi yang enak tapi ENAK BANGET. suasananya. desainnya. musiknya. lokasinya. dan tentu KOPINYA. saya pribadi tidak suka tempat ngopi yang terlalu ramai dan berisik dan tempat ini mengakomodir maksud hati saya. konsep tempat yang industrial membuat saya betah sekali di sini. satu yang membuat saya tidak betah adalah ACnya yang kelewat dingin hahahaha. oh iya, saya nobatkan tempat ini sebagai warung kopi dengan kamar mandi TERBERSIH se-Kota Malang. berikut penampakan MMMM:

tempat duduk di lantai 1, tangga itu untuk menuju lantai 2

penampakan tempat duduk di lantai 2

latte :)

this corner is my thing!

3. GARTENHAUS CO-WORKING SPACE
kadang saya bingung ketika diajak teman keluar dan mereka meminta saya memilih tempat dengan headline:
"kamu aja yang milih tempat kan kamu suka nongki"
atau
"kamu aja dong tentuin di mana kayanya kamu tau tempat-tempat lucu"
saya ngelu.
saya bukan penggemar lucu apalagi alay. BIG NO. kadang saya takut ketika saya merekomendasikan tempat dan tempat tersebut tidak satu selera dan tidak satu frekuensi dengan teman saya. hal ini karena saya bukan sering 'nongki' (God, I hate this term) tapi lebih kepada saya sering mengunjungi beberapa tempat, beberapa kali. seperti halnya Gartenhaus ini. bagi pengunjung yang berniat membawa mobil, saya sarankan memikirkan ulang karena tempat ini hampir bisa dikatakan tidak memiliki tempat parkir untuk mobil. Gartenhaus berlokasi sedikit tersembunyi di Jalan Kenanga yang terletak di semacam pekarangan rumah yang luasssss dan cantiiiiik sekali. Garten buka sejak pukul 15.00 dan untuk mendapatkan tempat di sana, kita harus melakukan pemesanan tempat di nomor Whatsapp yang tertera di akun Instagramnya. walaupun proses menuju ke sana sedikit ribet, saya yakinkan, it's more than WORTH IT. kopinya enak BANGET. cemilannya juga. dan desain tempatnya CANTIIIIIK sekali dengan aksen bohlam menggantung seliweran dan artsy. berikut penampakannya:

salah satu sudut Gartenhaus setelah gerimis :)

ini green tea latte dan Vietnam coffee

closer look :)

4. DIDOL.AE
Didol.Ae adalah kata dalam bahasa Jawa yang berarti 'dijual saja'. mungkin penjualnya ingin mengatakan bahwa dia menjual apa saja atau lebih tepatnya menjual berbagai jenis kopi baik yang panas maupun dingin. tempat ngopi yang masih tergolong baru ini terletak di Jalan Anggrek Garuda dengan desain minimalis modern sederhana namun sangat chic. saya adalah penggemar warna putih sehingga berada di tempat ngopi ini serasa berada di ruang idaman saya di masa depan. berbagai varian kopi dijual di sini mulai dari espresso, latte, cappuccino, atau andalan mereka 'pasti kopi susu' dengan harga yang relatif murah: Rp 15.000,- saja. mereka buka mulai pukul 13.00 hingga pukul 22.00. lokasinya bagi beberapa orang mungkin nampak terpencil dan sepi, namun bagi saya justru di situ letak kelebihannya. bagi saya yang menyukai tempat sepi untuk mengerjakan tugas kantor, seluruh tempat kopi yang sebutkan adalah jawabannya. berikut sekilas penampakan tempat ngopi kesukaan saya ini:
tampak jalanan depan Didol.Ae difoto dari dalam

salah satu konsumen (read: suami saya, haha)

salah satu pojok favorit saya

a closer look

5. NOMADEN X DISTRICT
setiap kali mengunjungi tempat ngopi ini satu hal yang rasakan: RINDU JOGJA. entah kenapa atmosfer ngopi di sini selalu mengingatkan saya pada jalanan Malioboro di tengah rintikan gerimis. tempat ini sekarang sudah jauuuuuh lebih cantik dan lebih bagus daripada sebelumnya. mereka banyak melakukan renovasi dan tempat ini menjadi jauh lebih nyaman dengan kopi yang lebih nendang. lokasi Nomaden adalah di Jalan Basuki Rachmat, dekat MMMM, mepet dengan gedung Telkom. jadi sangat mudah ditemukan. Nomaden buka mulai pukul 16.00 hingga 24.00. yang menambah keunikan tempat ini adalah sekitarnya yaitu para penjual makanan. kita bisa menemukan gerobak penjual tahu campur, gerobak penjual siomay, dan gerobak penjual roti bakar. semuanya ENAK dan bisa kita makan di Nomaden. enak kan? jarang-jarang ada tempat ngopi memperbolehkan kita nongkrong sambil makan tahu campur hahaha. menurut saya kopi paling juara di sini adalah 'kopi coklat'nya, atau mocha. jempol 10. saya kurang memiliki banyak foto tempat ini karena saya ke sana selalu di malam hari dan susah sekali mengambil fotonya. semoga beberapa foto di bawah cukup mewakili:
tempat kita memesan kopi :)

nah, sekian dulu sedikit cerita tentang beberapa tempat ngopi favorit saya. beberapa foto di atas ada yang sudah saya upload di akun Instagram saya dan suami tapi beberapa ada yang hanya dokumentasi pribadi. jadi, bagaimana? tempat ngopi kesukaan saya sebenarnya jauhhhhh dari kata lucu, bukan? but believe me, they are everything! semua baristanya ramah. hampir saya kenal semua baristanya begitu pula dengan mereka. semua selalu baik ke saya. suasana kekeluargaan itulah yang membuat saya nyaman berada di sana dan membuat saya selalu kembali ke sana. karena mereka sederhana tapi luar biasa.

semoga sukses selalu untuk kedai kopi langganan saya dan selamat mengunjungi bagi semua yang belum pernah ke sana :)

salam hangat,
@missfifit


Share:

Friday, January 5, 2018

FAIZA KARTIKA SARI

at first, when I started to write this post, one song playing in my ears was Gigi - Cinta Terakhir. langsung bergidik ngeri. NEXT.
perhaps people start getting bored reading my posts about this woman. I won't refer you as a girl anymore because you're definitely not. we're not. *rolling my eyes*
we are going to have our FIRST, yes, FIRST traveling together on February and we are beyond excited. we're counting the days everyday. norak, I know. but we are too happy we cannot resist.
okay,
lemme tell you one thing.
this woman is frequently annoying. I know that exactly. and she knows that I do too. yet we're still standing side by side. day by day. sometimes we don't know what makes us standing still. it's been like what, 9? or 10 years? see? we lose counting.
because it's not important anymore. we live our days by the flow. we always share everything in our lives. 
people close to us,
our family,
our work,
our friends,
our enemies,
our hobbies,
shopping,
eating,
having cups of coffee,
singing randomly in the car,
watching the rain,
daydreaming,
I even lose words in describing her. we've done almost everything even though she did not come to my wedding day (YEAH, I WILL ALWAYS REMEMBER THAT) and that HURT so BAD.
capslock's talking. sorry.
okay,
she becomes more random day by day. and I do too.
we become more mature, hopefully.
but what's amazing is:
I know it's so hard to find someone having the same view about life,
about love,
about friendship,
about fashion,
about food,
about coffee.
believe me it's too hard.
you're that precious you know. READ THIS.
*I know she will read this*
*I'll kill her if she's not*
I'll continue later. but I've made one post about her back then, in this blog too.

she and I :)

Share:

Wednesday, December 27, 2017

S E P I

pernahkah kau merasa takut sendiri?
tenggelam dalam sepi
sementara hati berteriak mencaci,
"ternyata kau tak bernyali!"

iya,
aku hanya bisa meronta
menunjukkan kepada mereka
aku masih bernyawa
aku tak bisa sendiri saja

begitu?
mereka tak kunjung menjemputku
membiarkanku
secepat itu mereka berlalu
meninggalkanku

jadi begini,
rasanya sendiri
berselimut waktu yang berhenti

tapi,
waktu tidak berhenti
waktu membiarkanku sendiri
sepi
Share:

Kembali Bersajak

engkaulah getar pertama yang meruntuhkan gerbang tak berujungku mengenal hidup
engkaulah tetes embun pertama yang menyesatkan dahagaku dalam cinta tak bermuara
engkaulah matahari Firdausku yang menyinari kata pertama di cakrawala aksara

kau hadir dengan ketiadaan
sederhana dalam ketidakmengertian
gerakmu tiada pasti
namun aku terus di sini
mencintaimu
entah kenapa

engkaulah gulita yang memupuskan segala batasan dan alasan
engkaulah penunjuk jalan palung kekosongan dalam samudera terkelam
engkaulah sayap tanpa tepi yang membentang menuju tempat tak bernama namun terasa ada

ajarkan aku,
melebur dalam gelap tanpa harus lenyap
merengkuh rasa takut tanpa perlu surut
bangun dari ilusi namun tak memilih pergi

(Dee - Inteligensi Embun Pagi)

yang selalu saya tunggu dari serial Supernova karya Dee atau Dewi Lestari adalah sajak yang tertulis di halaman pertama. saya adalah pecinta sajak entah saya mulai sejak kapan. saya selalu menemukan kekuatan dalam rangkaian kata. saya selalu menemukan makna berbeda dari susunan kata dan aksara. dan saya lupa sejak kapan kecintaan itu tumbuh subur dan mengakar. saya bukan orang yang suka berbincang dan bercakap. oleh karena itu, saya mencintai kata lebih dari apapun karena saya bisa mendeskripsikan apapun yang saya rasakan dengan jauh lebih mudah.

sudah cukup lama saya tidak bersajak dan bermain kata. semoga saya bisa memulainya dengan segera. sudah waktunya saya bangun dari koma. banyak rasa yang menunggu untuk diraba. selamat bermain kata!
Share:

Sunday, December 24, 2017

Malaysia: Makanan Bercerita

sesuai janji saya, postingan ini adalah deskripsi kedua dari lima kata yang saya pilih untuk mengilustrasikan Malaysia. saya bukan tipe orang yang bisa makan apa saja. I'm a bit picky when it comes to food but when I like one particular food, I could eat it everyday. saya tidak terlalu suka daging, saya sangat tidak suka durian, saya tidak suka lobster dan masih banyak lagi lainnya. intinya, buanyak makanan yang orang lain suka tapi saya tidak. pada dasarnya makanan yang saya suka jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding makanan yang tidak saya suka.

agak repot yaaaaa. hehehe.

nah, di Malaysia saya bisa bilang bahwa negara ini salah satu surga makanan, setidaknya bagi saya. banyak sekali makanan yang saya suka. bisa jadi hal ini dikarenakan kemiripannya dengan Indonesia. tapi tetaplah yaaaa, makanan Indonesia terbuaek :D

hari 1,
kami diajak makan ke restoran dengan model penyajian buffet atau prasmanan. pilihannya beragam dan yang saya ambil adalaaaaah: IKAN ASIN. HUAHAHAHAHA. saya sempat mengirimkan foto makanan saya ke seorang teman dan respon yang saya dapat adalah: adoh-adoh nang KL sing dipangan tetep ae iwak asin? (read: jauh-jauh ke KL yang dimakan kok ya tetap ikan asin). hahahaha.. maafkan kendesoan lidah saya. penampakannya seperti ini:

ikan asin, sambal, sayur kangkung, ayam goreng hehe :)
(tapi dengan bumbu khas Malaysia, I think, karena rasanya sedikit berbeda)

malam harinya, kami diajak makan di semacam foodcourt di lantai atas pasar seni. kalau tidak salah, nama pasar seninya adalah Central Market. di sini adalah surga pecinta cokelat khususnya Milo cubes yang heiiiits itu. murah sekaliiiiii harganya tapi nggak akan saya beberkan di sini karena siapa tahu suatu hari nanti saya bakal jualan Milo cubes, kan? wkwkwk. oke, lanjut.
saya makan macam-macam makanan di sini mulai dari tom yum, ayam goreng pok-pok dengan bumbu kuning/kunyit, sambal (again), nasi goreng ikan asin (INI ENAK BANGET ASLI), dan sayur yang saya lupa namanya. berikut penampakannya:

ayam pok-pok bumbu kunyit

tom yum dan sayur yang saya lupa namanya :P
(maaf angle fotonya berantakan karena keburu lapaaaaar)

hari 2,
hari kedua ini kami mengunjungi beberapa tempat seperti Genting Highland, Batu Cave, dan Bukit Bintang. pilihan tempat untuk makan siang jatuh pada Genting Highland. memang kalau untuk tempatnya sedikit mainstream karena tempat makan di sini seperti tempat makan pada umumnya di Indonesia yaitu tipikal mall dan pusat perbelanjaan dengan suasana yang menurut saya sama saja. meskipun makanan yang kami makan lumayan mewah, saya pribadi masih prefer ke hari sebelumnya di mana kami memang benar-benar menikmati makanan lokal dan di restoran lokal.

ah, ada yang terlewatkan.
sebagai penggemar berat green tea, ketika di Dataran Merdeka, saya mampir berkeliling di semacam bazar atau istilahnya expo makanan (kalau tidak salah). daaaaaan saya girang sekali menemukan satu kios yang menjual green tea frappe dengan float HAHAHAHAHA. SURGA! suami saya sampai geleng-geleng melihat kelakuan saya :)))) harganya pun murah jika dibandingkan harga green tea frappe pada umumnya di Indonesia, hanya berkisar RM 5 (atau sekitar Rp 17.000,-). ini dia penampakannya:

nah, itu ada tulisan kecil di samping: RM 5 saja :))

ini diaaaaa green tea-nya :)))

ini penampakan exponya :D

Expo Negaraku 2017
(mungkin kalau di Indonesia semacam bazar ya)

demikian sedikit cerita saya tentang makanan yang bisa saya nikmati selama di Malaysia. oh, iya, di sini, harga Indomie termasuk mahal, saya sedih. hahahaha. rasa Indomie-nya pun lebih enak yang di Indonesia jadi mending makan Indomie di rumah saja :))

postingan selanjutnya akan membahas tentang Vincci yaaaaa. terima kasih sudah membaca postingan saya dan semoga bermanfaat :**

with love <3






Share:

Thursday, December 21, 2017

Malaysia: Opini Pribadi Saya

beberapa minggu yang lalu saya mengunjungi negara ini selama tiga hari. negara ini adalah negara kedua di Asia yang alhamdulillah bisa saya kunjungi. kalau boleh saya deskripsikan dalam lima kata, saya akan menuliskan:
modern
kuliner
Vincci (HAHAHA, biasa, wanita)
SKIN CAREEEEE (ini lebih dari satu kata ya?)
aneh
baiklah,
mari kita mulai dari deskripsi pertama: M O D E R N. saya suka sekali dengan arsitektur bangunan, gedung, jalan, atau bahkan jembatan yang ada di negara ini. memang saya baru mengunjungi satu kota yaitu Kuala Lumpur. namun saya yakin satu kota tersebut sudah cukup representatif. ketika saya mengunjungi Dataran Merdeka, saya langsung jatuh cinta dengan bangunan yang ada di sana, kalau tidak salah bangunan itu adalah hadiah dari Inggris (saya lupa namanya). nah, fotonya akan saya tunjukkan di bawah.



lalu, akan saya tunjukkan juga beberapa foto dengan saya dan suami di dalamnya, hehehe, dan masih di lokasi yang sama yaitu Dataran Merdeka (kalau di sini mungkin seperti alun-alun ya).


dua foto di atas adalah saya :)


nah, ini baru suami saya :D

tidak ada foto berdua karena tidak ada yang mengambil gambar kami :( hehe tapi tidak apa-apa karena saya memang lebih suka mengambil gambar suatu obyek daripada foto diri saya. lokasi selanjutnya yang tidak kalah cantik adalah Masjid Putra Jaya. kami mengunjungi tempat ini hanya sebentar karena selain kami terburu-buru menuju bandara untuk kembali ke Indonesia, hari itu adalah hari Jumat dan jika kami tidak segera pergi dari lokasi, kami akan terjebak jamaah yang akan melaksanakan ibadah sholat Jumat :)
but I managed to take some beautiful pictures of this mosque. oh iya, wanita yang ingin masuk lebih jauh ke lokasi masjid diwajibkan memakai pakaian sopan, bisa berupa rok atau tunik di bawah lutut. jika ternyata para pengunjung wanita tidak memakai pakaian seperti yang ditentukan, takmir masjid sudah menyediakan semacam jubah berwarna pink tua agar semua berpakaian santun :)
berikut penampakan Masjid Putra Jaya:
 (tampak depan)

(tampak atas)
cantik ya :)

oh iya, ada satu lagi yang juga sangaaaaat saya suka yaitu KERETA GANTUNG! I REALLY LOVED BEING INSIDE IT WHILE ADMIRING THE SCENERY. I could be in it a thousand times and not get bored. kita bisa menikmati perjalanan dari satu pusat perbelanjaan ke pusat perbelanjaan lain dengan menggunakan kereta gantung ini. dia juga memiliki sistem antrean yang super modern dengan self service system. ah, kece pokoknya. coba cek fotonya yaaa.

see? how could it be soooo dramatic?

it's me inside it :)))

okay, I think one post won't be enough to describe those five words. deskripsi lainnya akan saya tuliskan di postingan selanjutnya yaaa. I hope you enjoy reading it.

LOVE :*


Share:

Sunday, November 12, 2017

FAILURE IS TOO CRAZY.

10 November 2017.

One moment I would never forget.

One moment when I have to talk to myself, hard and persistently that I need to stand up.
I have to lift myself up. I have to be strong and unbeatable.
Even stronger than before.
And I have to remind myself that I'd been worse than this. A lot worse.
But then, the tears were still flowing. My world was still falling apart.
I had to go through the process all over again to then get up and stand again.

It's okay not to be okay. And it's okay to have one hell of a bad day.

*sigh*

Sometimes I think God really has a super great sense of humor.
Sometimes I got really mad.
Sometimes I thought this was too unfair.
But then,
I do not know what God's plans are. Yeah, naive, it is.
But God's secrecy is sooooo freakin crazy.

Unpredictable.

Guess I just need to wait. Whatever that is.
Share: