Monday, April 27, 2015

dua puluh tujuh ke sepuluh

cinta adalah percaya
cinta adalah menerima
cinta adalah setia

tiga ratus hari yang telah terlalui memang masih belum ada apa-apanya
masih ada ratusan hari selanjutnya
mungkin ada jutaan tangis yang kan menyapa
namun selalu ada bahagia yang menghapus lara
bersama kami akan melaluinya

tidak ada hasil yang mengalahkan doa dan upaya
karena ketika kita berdoa
semesta akan turut bertasbih bersama kita
demi mendapat ridho Allah Ta'ala

selamat dua puluh tujuh yang ke sepuluh, kamu yang kucinta
Share:

T R Y

aku mencoba membunuh sosokmu
namun aku makin tersesat di bayangmu
aku terjebak di kegelapan yang membelenggu

aku mencoba mengoyak lembaran kisah itu
namun aku menjauh hilang di kerumitan huruf-huruf bisu
kian tak bermakna, asing, aku tak menahu

aku mencoba meronta dan melupakanmu
semakin kuat kutemukan sosokmu
bahkan di setiap berhala yang kutemu
fana, palsu, dan tentu
tetap bukan kamu

di mana bisa kudapatkan kembali kamu?
Share:

Thursday, February 26, 2015

From This Moment

I do swear that I'll always be there.
I'd give anything and everything and I will always care.
through weakness and strength, happiness and sorrow,
for better for worse,
I will love you for every beat of my heart.


You and I will never be apart.
never.

selamat tanggal dua puluh tujuh yang ke delapan, belahan jiwa.
Share:

Monday, January 19, 2015

mencintaimu

tidak pernah aku merasa sia-sia mencintaimu
daun yang meranggas pun tahu
kau bagaikan kemarau
yang tak ragu redakan dahagaku
dengan cadangan airmu

tidak pernah aku merasa sia-sia mencintaimu
salju yang berjatuhan pun tahu
kau bagaikan sinar mentari
yang terbit di balik selimutku
untuk tenangkan tubuh menggigilku

tidak pernah aku merasa sia-sia mencintaimu
rintik hujan yang berjatuhan pun tahu
kau bagaikan pelangi berwarna-warni
yang seolah bercerita tiada henti
usai badai, bahagia telah menanti

tidak pernah aku merasa sia-sia mencintaimu
pepohononan musim semi tersenyum sendiri
mengetahui kau menanti di ujung jalan yang biasa kita lalui
membawa satu tangkai mawar putih berduri
memberitahuku bahwa kau adalah duri
yang senantiasa melindungi
aku, sang permaisuri

tidak pernah sia-sia aku mencintaimu
pangeranku.

18.12
Share:

Friday, December 12, 2014

Jujur, Aku Bohong

jangan berani mengagungkan logika
otakmu masih sebatas menebak angka
perilakumu menebak kartu
yang sebenarnya tahu itu dungu
apa memang selama ini kamu membodohiku?
mengatakan kesalahan sebagai kebohongan
memutar kejujuran menjadi hardikan
kebenaran hanya milik kemutlakanmu
di mana duniamu terbentang di abu-abu
ironisnya.
saat bagimu hanya ada tidak dan iya
semua perbandingan harus punya harga
logikamu lambat laun tak ada artinya
kenormalanku hanya sebentuk anomali untukmu
matikan aku
keabadian akan menjemputku
Share:

Sunday, December 7, 2014

L u a r B i a s a

tahukah kamu kekuatan sebuah kata?
luar biasa.

satu kata bisa mengungkapkan perasaan yang tak terhingga.
jika kamu merasa kesulitan mengungkapkannya, matilah kamu.
kau hanya punguk yang menganggap kata adalah sebuah sia.
lalu, menurutmu angkaramu itu tipu?

tahukah kamu kekuatan sebuah kata?
luar biasa.

tahu kamu artinya marah?
tentu kamu akan berlomba mengutarakan jutaan definisi.
kamu tak akan mau dikalahkan walau sebatas inci.
karena kemenangan bagimu adalah yang tersuci.
padahal kamu remehkan kata yang tak pernah lelah bertransformasi.

tahukah kamu kekuatan sebuah kata?
luar biasa.

tahu kamu artinya menderita?
mungkin yang kamu pahami hanya kepemilikanmu.
deritamu. penghakimanmu. kebenaranmu.
kamu menganggap selain kamu adalah kesalahan absolut tak termaafkan.
bagimu, yang selain kamu hanyalah sampah buangan.
untukmu, kebaikan adalah yang termudah tuk dilupakan.
ya, itulah pengertian kenyataan. setidaknya di era yang kamu sebut kehidupan.

tahukah kamu kekuatan sebuah kata?
luar biasa.

tahu apa kamu tentang cinta?
yang kamu ketahui hanyalah indahnya membahagiakan dirimu semata.
menyelamatkan dirimu sebelum terluka.
mengabaikan lainnya yang terlunta.
terpentingnya, kamu selamat, tertawa, bersuka ria.
tralalalala.

ya. itulah.
terima kasih.

selamat bernafas. semoga tidak sesak.
suatu saat, di kesempatan yang mendesak.
Share:

Wednesday, November 12, 2014

salam kenal, Tuhan

semudah itukah Tuhan membagi-bagikan sepotong ingatan?
engkau hadir dalam lingkaran bifurkasi tak karuan
hitung mundur sang waktu
kilas balik si pemilik rindu
semakin terkoyak di dalam turbulensi yang tak berbelas kasih

bukankah itu permainan Tuhan?
terlalu dangkal jalannya mesin di otak kita para insan
memahami kasih sayang sebagai kebencian
dan sebaliknya
tertipu akan kemurkaan yang berjubah kilauan

keinginan Tuhan terlalu absolut untuk dimaki
tidak pula mampu kita kan mendaki
gunung terjal kekuasaan yang mutlak tlah terberi
Tuhan hanya ingin kita menyaksikan
lihat, itu caraNya menguatkan

di saat kaki terseok kelelahan
tangan Tuhan tidak pernah alpa terjulur menyelamatkan
Share: