Tuesday, August 19, 2014

Dunia Kan Mengingat, Kita

aku tidak mengingat tanggal, bulan, atau nama
aku tidak menandai peristiwa dengan lencana
aku tidak memberikan pertanda melalui bahasa manusia
aku berbicara lewat hembusan nafas yang mengandung makna

dan hanya kita berdua yang memahaminya
Share:

Saturday, May 24, 2014

#frontpembelalongor

kalau ada yang mengatakan sahabat itu susah dicari, saya setuju. oleh sebab itu, sekali saya menemukannya, akan saya jaga sebaik-baiknya.
jadi..
wanita ini saya temukan ga sengaja (hahaha..) di sebuah acara. di situ kami ketemu hampir setiap minggu. sebenarnya ketika ketemu pun kami hanya haha hihi ala basa basi. sampai akhirnya bulan Ramadhan, acara tersebut libur. kami janjian ketemu di SMS (jaman itu belum ada BBM, WhatsApp, Line, dan lain sebagainya) setelah Lebaran. oke, deal. kami janjian kentjan mesra sepulang saya mudik.
sejak pertemuan pertama non-acara setiap minggunya itu, rasanya saya ketemu orang yang 'klik' dan bisa ngerti apa mau saya tanpa perlu saya jelaskan panjang kali lebar kali tinggi. dalam hati saya bilang 'ini nih orangnya'.
singkatnya, kami bisa saling jadi tempat sampah masing-masing yang saling membuang sampah pada tempatnya. (kan stop global warming yaa)
jadi..
kalau kalian pernah ketemu orang yang bisa mengerti maksud kalian tanpa perlu kalian jelaskan secara detail maksudnya, jaga dia baik-baik.
kalau kalian pernah ketemu orang yang bisa membuat kalian menjadi diri sendiri bahkan dalam kondisi teraneh, terkacau, termoody, terabsurd sekalipun, jaga dia baik-baik.
kalau kalian pernah ketemu orang yang bisa memberikan nasihat tanpa nge-judge seenaknya seperti yang dilakukan orang lain yang ga kenal kalian, jaga dia baik-baik.
intinya,
cari sahabat itu susahnya setengah mati. jadi orang yang saya ceritain ini akan saya jaga baik-baik sampai kapanpun semampu saya.
dia bisa ngerti harus ngomong apa ketika saya sedang kenapa-kenapa. di saat ga ada satu pun orang bisa ngerti maksud saya selain dia.
dia ga pernah lupa dengan tanggal ulang tahun saya.
dia selalu rajin tanya kabar (ga cuma) saya dan seluruh elemen hidup saya. kalau saking nganggurnya dia malah nanya cat kamar saya berubah apa nggak.
dia bahkan ga marah ketika saya lupa hari ulang tahunnya (seperti tahun ini). :((
dia tidak pernah memberikan judgment menyakitkan bahkan ketika saya salah atau berbuat kesalahan yang saya juga tahu itu salah. bahkan setelah saya terjatuh pun dia yang pertama memberikan uluran tangan yang membangkitkan.
dia selalu ada. bahkan dalam jeda waktu, di antara doa.

selamat bertambah usia, sahabat, saudara, teman, tercinta.
Faiza Kartika Sari

30 itu ga berat kok. ada ade' dan dia yang bantu bawain. hahahahaha
ini nih orangnya:

love youuuuu, mba :))))
Share:

Monday, March 17, 2014

hentikan

hentikan!
hentikan ketakutan yang membelengguku
hentikan kelemahan yang mematikanku
hentikan airmataku yang menyakitiku

hentikan!
hentikan malam malam penuh tangisanku
hentikan pagi hari penuh pikiran menyesakkan itu
hentikan siang hari penuh kepenatan itu

hanya kamu yang mampu
hanya kamu yang mengerti ketidakjelasaku
hanya kamu

..
Share:

hati retak

hatiku retak.
tapi aku tidak ingin memperbaikinya.
sudahlah, nampaknya lebih baik begitu saja. mungkin saat tercipta, dia memang sudah demikian adanya. hatiku memang retak dan terluka, tapi tidak satupun ada yang bisa menyembuhkannya. hanya Sang Kuasa, satu-satunya yang menciptanya.

hatiku retak.
tapi aku tidak ingin memperbaikinya.
aku tidak tahu juga mengapa dia retak. entah karena ulah setan yang menggertak. entah karena hidup yang berjalan kurang bijak. entah karena hati yang memang sudah kalah telak. kalah akan pilihan hidup yang terus saja memberikan kata tidak.

hatiku retak.
tapi aku tidak ingin memperbaikinya.
mungkin retaknya sudah terlalu fatal. sampai sampai apapun yang aku lakukan akan menerbitkan sesal. sampai rasanya sakit ini terasa kekal. sudahlah, yang sudah terjadi tidak akan mungkin batal. mungkin saja hatiku sudah terlampau binal.

hatiku retak.
hatiku retak.

lelah pula aku berteriak.
Share:

Sunday, February 2, 2014

cangkir kopi pagi itu

saat aku menyeduh satu cangkir pertamaku
pagi itu
semuanya tentang kamu

bagaimana aku bercerita dengan butiran kopi hitam itu
mereka mengajakku berbicara, bermain kata-kata
kamu rajin meneguk mereka dan menyeduh mereka secara perlahan
aku bertanya kepada mereka
apakah kamu baik baik saja?
apakah suhu air panas kopinya tidak terlalu panas dan melukai lidahnya?
karena jika sampai terluka, aku yang akan merana, tersiksa
lidah itu yang selalu menenangkanku dalam sendu
lidah itu yang bisa menghardik kepadaku saat aku terlalu larut dalam pikiran tidak perlu
lidah itu yang mencium keningku di saat aku terkulai lemah lelah dan berserah

saat aku menyeduh satu cangkir pertamaku
pagi itu
semuanya selalu tentang kamu

bagaimana asap kopi itu berbisik kepadaku
jangan takut, dia tidak akan meninggalkanmu
jangan takut, dia akan selalu menyayangimu
seringnya ketakutan itu jauh lebih menakutkan daripada apa yang kita takutkan
kamu adalah malaikat penenangku yang mengerti
kapan aku harus berhenti takut, kapan harus menyeka air mataku
serta kapan, harus mendiamkanku
aku adalah makhluk terkompleks di dunia ini, sepertinya


cangkir kopi, kepulan asapnya, air panasnya, butiran kopinya, seduhannya
berkonspirasi dan saling bertanya, ada apa?

tidak
aku hanya sadar

aku sudah jatuh
terlampau jatuh cinta
kepada malaikat penyeduh kopi pagimu itu
Share:

Thursday, January 16, 2014

T U H A N

Tuhan..
bolehkah aku meminta,
sementara jiwaku masih bersimbah dosa?

Tuhan..
bolehkah aku berdoa,
padahal perilakuku masih penuh nista?

Tuhan..
egoiskah saat aku meminta doaku dikabulkan,
di saat imanku masih mudah tergoyahkan?

Tuhan..
masihkah nampak wajar,
saat aku banyak permohonan
dan tutur bahasaku masih kurang ajar?

Tuhan
Share:

Monday, November 4, 2013